Optimalisasi Data Pengguna, FTU Gelar Evaluasi PPLK

Berita, Nasional98 Views
banner 468x60

Kraksaan, 27 November 2025 — Fakultas Tadris Umum (FTU) Universitas Islam Zainul Hasan Genggong resmi menggelar penutupan Praktik Pengalaman Lapangan Kependidikan (PPLK) Tahun 2025. Acara ini dihadiri oleh Dr. Muhammad Hifdil Islam selaku Wakil Rektor I, Dr. Wahyu Lestari, M. Pd selaku Dekan FTU, Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), serta panitia PPLK.

 

banner 336x280

Pelaksanaan PPLK tahun ini melibatkan 21 sekolah mitra. Lembaga mitra tersebut meliputi MA Mirqotul Ulum, MA Model Zainul Hasan, MA Ainul Hasan, MA Zainul Anwar, MA ZAHA 1 Genggong, MA ZAHA 2, MA DWK, MA Nurul Qur’an, SPM Al-Mashduqiah, MA Sunan Ampel, MA Darut Tauhid, dan sejumlah sekolah lain di lingkungan Tapal Kuda.

 

Dalam hasil monitoring, pihak sekolah mitra memberikan apresiasi yang sangat baik kepada mahasiswa FTU. Mereka dinilai disiplin, takdhim, aktif dalam proses pembelajaran, serta patuh terhadap tata tertib sekolah. Kerapian mahasiswa juga menjadi salah satu poin positif yang menunjukkan kesiapan mereka selama menjalankan praktik mengajar. Dosen Pembimbing Lapangan turut mendapat apresiasi karena dinilai intens dan teliti dalam memberikan bimbingan. Meski demikian, masih terdapat beberapa catatan penting bagi mahasiswa, seperti perlunya penguatan kreativitas dalam mengajar, peningkatan persiapan perangkat pembelajaran, penguasaan materi, serta peningkatan kepercayaan diri dalam menyampaikan pelajaran di kelas.

 

Sekolah mitra juga memberikan umpan balik positif terkait keberlanjutan kerja sama dengan FTU, dan memandang PPLK sebagai program yang memberikan manfaat nyata bagi sekolah. Berdasarkan hasil kuesioner umpan balik, mayoritas sekolah menilai kegiatan PPLK memberikan manfaat signifikan, tercermin dari 49% responden menilai “Sangat Baik”, 49% “Baik”, dan hanya 2% “Cukup”. Sekolah juga menilai mahasiswa mampu membantu peningkatan kualitas pembelajaran, dengan 71% kategori Baik dan 24% Sangat Baik.

 

Dari sisi kesesuaian kegiatan dengan kebutuhan sekolah, 66% sekolah menilai Baik dan 27% Sangat Baik. Kemampuan mahasiswa beradaptasi dengan lingkungan sekolah juga dinilai positif, dengan 66% kategori Baik dan 32% Sangat Baik. Sementara itu, kemampuan berkomunikasi mahasiswa mendapat penilaian 61% Sangat Baik dan 39% Baik.

 

Aspek etika dan sopan santun juga memperoleh penilaian tinggi. Etika mahasiswa mendapatkan 66% Sangat Baik, sedangkan kesopanan mereka terhadap guru mencapai 73% dalam kategori Sangat Baik. Keramahan mahasiswa dinilai 51% Sangat Baik dan 44% Baik, serta kesediaan membantu guru dinilai 56% Sangat Baik dan 44% Baik.

 

Penilaian pada aspek ketertiban menunjukkan 51% kategori Sangat Baik, sementara kemampuan komunikasi antar guru dinilai 66% Baik dan 29% Sangat Baik. Profesionalitas mahasiswa mendapatkan apresiasi 73% Baik, dan kepedulian mereka terhadap kegiatan sekolah memperoleh 51% Baik dan 44% Sangat Baik. Kedisiplinan mahasiswa juga tercatat baik, dengan 51% Baik dan 41% Sangat Baik.

 

Dalam aspek tanggung jawab, 49% menilai Baik, sedangkan kemampuan bekerja sama dalam tim memperoleh 49% Baik dan 44% Sangat Baik. Kesiapan mahasiswa menerima kritik dari guru juga dinilai positif, dengan 63% kategori Baik dan 37% Sangat Baik.

 

Selain itu, sekolah mitra menilai peluang kerja sama di masa mendatang berada pada tingkat yang sangat tinggi. Berdasarkan grafik penilaian, sebagian besar sekolah memberikan skor “Sangat Tinggi” dan “Tinggi”, menunjukkan bahwa program PPLK FTU dinilai bermanfaat dan layak dilanjutkan. Hal ini menjadi modal penting bagi FTU untuk memperluas kolaborasi pada tahun mendatang.

 

Pada penutupan tahun ini, FTU juga melaporkan output akademik berupa 104 artikel yang terkumpul dari seluruh DPL. Sebanyak 30 artikel akan diterbitkan dalam prosiding ANCED UNZAH, sementara 74 artikel lainnya akan dibukukan sebagai hasil karya ilmiah PPLK 2025. Tahun ini, seluruh DPL memilih menyerahkan artikel penelitian sebagai bentuk laporan kegiatan, sejalan dengan kebijakan fakultas yang memberikan dua pilihan output, yaitu laporan PKM atau artikel penelitian.

 

Dalam kesempatan tersebut, fakultas memberikan penghargaan kepada peserta dengan karya terbaik. Penghargaan artikel terbaik diraih oleh Moh. Alex Arifin dari Program Studi Tadris Bahasa Indonesia dengan DPL Hemas Haryas Harja Susetya, M.Pd. Karyanya berjudul *“Implementasi Pendekatan Deep Learning dalam Pembelajaran Teks Ceramah untuk Mengembangkan Kompetensi Literasi dan P5 Siswa Kelas XI SMK.”* Sementara itu, penghargaan video pembelajaran terbaik diberikan kepada peserta dari MA Darut Tauhid di bawah bimbingan Ahmad Ilzamul Hikam, M.Pd.

 

Menutup laporan tahunan, FTU menyampaikan sejumlah rekomendasi untuk pelaksanaan PPLK 2026. Beberapa di antaranya adalah kewajiban mahasiswa untuk lulus mata kuliah Magang dan memiliki sertifikat microteaching, pelaksanaan PPLK setelah Maulid Nabi, serta peluang membuka penempatan di luar kota terutama wilayah Tapal Kuda untuk mendukung peningkatan Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB). Selain itu, mata kuliah Magang juga akan difokuskan pada asistensi mengajar sebagai persiapan PPLK, dan sasaran penempatan akan diarahkan pada sekolah-sekolah penyumbang mahasiswa FTU.

Dengan terselenggaranya PPLK 2025 hingga tahap penutupan, FTU berharap program ini terus menjadi wahana penguatan kompetensi pedagogik, profesional, sosial, dan kepribadian mahasiswa calon pendidik, sekaligus memperkuat relasi antara kampus dengan sekolah mitra.

banner 336x280

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *