Musim Serie A 2025/2026 makin memanas, dan Inter Milan muncul sebagai salah satu kandidat terkuat dalam perburuan Scudetto, gelar juara tertinggi di sepak bola Italia. Inter baru-baru ini meraih kemenangan tipis 1-0 melawan Udinese, yang membuat mereka mengumpulkan 49 poin dari 21 pertandingan di klasemen liga. Catatan tersebut bukan sekadar angka — melainkan bukti konsistensi yang kuat selama musim ini.
Konsistensi poin Inter saat ini berada pada level yang sangat familiar dalam era tiga poin untuk kemenangan. Statistik menunjukkan bahwa empat dari lima musim terakhir, Nerazzurri mampu mencapai angka minimal 49 poin di fase ini, dan itu kerap menjadi langkah penting menuju gelar juara di akhir musim. Bandingkan dengan era sebelum ini di mana prestasi serupa hanya tercatat empat kali dalam 27 musim — jelas sebuah lompatan perkembangan performa yang signifikan.
Keunggulan tersebut semakin meyakinkan bahwa Inter Milano bukan sekadar peserta dalam persaingan gelar, tetapi benar-benar berada di jalan tepat meraih Scudetto. Dalam lima musim terakhir, ketika Inter merebut tolok ukur awal seperti sekarang, mereka sering kali mampu mempertahankan momentum hingga meraih gelar liga.
Pelatih Cristian Chivu kini harus menjaga fokus timnya di paruh kedua musim, karena masih banyak pertandingan berat yang menanti. Namun, catatan stabilitas ini memberikan landasan strategi yang solid bagi Inter untuk menjaga posisi puncak klasemen jika rivalnya tergelincir.
Di tengah persaingan ketat Serie A musim ini, performa Inter bisa menjadi preseden kuat bahwa Scudetto bisa kembali ke Milan Utara pada akhir musim — dan ini akan menjadi titel yang lebih istimewa jika sejarah konsistensi mereka berhasil diterjemahkan hingga pekan terakhir.













