Kraksaan, 29 November 2025 — Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kraksaan menggelar pertemuan strategis pada Kamis malam di Aula Kantor PCNU Kraksaan. Dalam forum tersebut, para Ketua Lembaga di bawah naungan PCNU Kraksaan mendapat kesempatan khusus untuk memaparkan visi, misi, serta arah program yang akan dijalankan pada periode mendatang.
Acara berlangsung khidmat namun penuh semangat, dihadiri jajaran pengurus harian PCNU Kraksaan. Hadir pula tokoh-tokoh penting, antara lain: KH. Abdul Wasik Hannan selaku Rois Syuriah PCNU Kraksaan, Nun Hassan Ahsan Malik selaku Katib Syuriah, KH. Hafidzul Hakim Nur, Ketua Tanfidziyah PCNU Kraksaan, Dr. Ahmad Fawaid, M.Th.I, Sekretaris PCNU Kraksaan, dan Para Ketua Lembaga di lingkungan PCNU Kraksaan
Pertemuan ini menjadi momentum penting untuk memastikan seluruh lembaga bergerak dalam satu arah, selaras dengan garis besar kebijakan organisasi.
Dalam forum ini, setiap Ketua Lembaga memaparkan visi-misi lembaganya secara langsung di hadapan para pengurus PCNU Kraksaan. Pemaparan tersebut menekankan program prioritas, target capaian, serta strategi pelaksanaan yang dianggap paling relevan untuk menjawab kebutuhan masyarakat.
Acara ini bukan hanya sebagai formalitas pelaporan, tetapi menjadi ruang konsolidasi dan penyelarasan arah gerak lembaga agar lebih terukur, profesional, dan berdampak.
Ketua Tanfidziyah PCNU Kraksaan, KH. Hafidzul Hakim Nur, dalam kesempatan tersebut menyampaikan apresiasinya atas keseriusan para Ketua Lembaga. Ia menegaskan pentingnya sinergi antar lembaga untuk menguatkan peran PCNU di tengah masyarakat.
“Pemaparan visi-misi ini bukan sekadar dokumen atau teori. Ini adalah arah nyata yang harus dijalankan bersama. Kita membutuhkan gerakan yang terstruktur, terpadu, dan hidup. Dengan begitu, PCNU Kraksaan akan tetap menjadi kekuatan yang meneduhkan dan mencerahkan masyarakat,” ujarnya.
Beliau juga menekankan bahwa setiap lembaga harus mampu berinovasi, adaptif, dan responsif terhadap dinamika sosial, khususnya dalam konteks pendidikan, ekonomi, dakwah, dan pemberdayaan masyarakat dan semua kinerja lembaga akan diapresiasi dengan PCNU KRAKSAAN AWARDS.
Sementara itu, KH. Abdul Wasik Hannan, Rois Syuriah PCNU Kraksaan, mengingatkan pentingnya menjaga marwah organisasi dalam setiap langkah program.
“NU bukan hanya organisasi, tetapi amanah. Setiap program yang dijalankan harus tetap berlandaskan nilai-nilai Ahlussunnah wal Jama’ah. Kita jaga marwah jam’iyyah ini dengan keikhlasan, kesungguhan, dan akhlak yang mulia,” tuturnya.
Beliau menekankan pentingnya harmonisasi antara struktur tanfidziyah dan syuriah sebagai pilar utama pergerakan NU di daerah.
Sekretaris PCNU Kraksaan, Dr. Ahmad Fawaid, M.Th.I, dalam acara tersebut mengajak setiap lembaga untuk memperkuat kolaborasi lintas bidang, terutama dalam menghadapi tantangan zaman yang semakin kompleks.
“Setiap lembaga memiliki kekuatan masing-masing. Jika kita bergerak sendiri-sendiri, gerakannya tidak terasa. Tapi kalau kita bergerak bersamaan, dampaknya akan luas dan signifikan,” ujarnya.
Forum ini menghasilkan beberapa catatan strategis untuk memperkuat koordinasi, efektivitas program, dan konsistensi pelaksanaan kegiatan lembaga.
Dengan terselenggaranya forum pemaparan visi-misi ini, PCNU Kraksaan berharap seluruh lembaga di bawah naungannya dapat menjalankan program kerja secara lebih sistematis, produktif, dan sesuai khittah organisasi demi kemaslahatan umat.










